
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Muda Wilayah Aceh resmi dibentuk pada 29 Mei 2025 sebagai organisasi sayap dari IAI Wilayah Aceh yang menghimpun mahasiswa akuntansi dari jenjang Diploma III, Diploma IV, hingga Strata Satu di berbagai perguruan tinggi se-Aceh. Kehadirannya menjadi wadah regenerasi bagi calon akuntan profesional, sekaligus ruang untuk mengasah kompetensi, membangun jejaring, dan menumbuhkan integritas sejak dini sebelum terjun ke dunia profesi.
Seluruh arah kebijakan dan kegiatan organisasi ini diselaraskan dan disupervisi langsung oleh IAI Wilayah Aceh selaku organisasi induk. Inisiasi pembentukannya berawal dari kesadaran para pengurus IAI Wilayah Aceh akan pentingnya mempercepat transfer pengetahuan dan memperluas jejaring profesional generasi muda di bidang akuntansi dan keuangan. Melalui rangkaian diskusi bersama civitas akademika dan praktisi, forum ini kemudian resmi dideklarasikan untuk menjembatani dunia akademis dengan industri, sekaligus menjadi motor penggerak literasi akuntansi yang akuntabel di Aceh.
Setelah dibentuk, kepengurusan perdana IAI Muda Wilayah Aceh dilantik pada 20 Desember 2025 dengan Sastiya Aderima Fitria sebagai Ketua Umum, didampingi enam divisi kerja, yaitu Kesekretariatan, Media Kreatif, Human Capital, Hubungan Masyarakat, Akademika Muda, dan Research and Development.
Sebagai organisasi yang lahir dari kolaborasi lintas kampus, IAI Muda Wilayah Aceh kini telah merangkul komisariat dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, di antaranya Universitas Malikussaleh, Universitas Teuku Umar, Universitas Abulyatama, Universitas Samudra, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Kutaraja, Universitas Muhammadiyah Aceh, serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES) Banda Aceh. Keberadaan komisariat di berbagai daerah ini memperluas jangkauan IAI Wilayah Aceh dalam membina mahasiswa akuntansi, sekaligus mempererat kolaborasi antar kampus demi kemajuan profesi akuntansi di seluruh penjuru Aceh.
Organisasi ini mengusung visi menjadi wadah unggul yang berdaya saing dan berkelanjutan dalam pengembangan ilmu serta praktik akuntansi, sekaligus memperkuat jejaring dan solidaritas antar mahasiswa akuntansi se-Aceh. Untuk mewujudkannya, IAI Muda Wilayah Aceh menyiapkan sejumlah program kerja sepanjang 2026, di antaranya Rapat Kerja sebagai forum penyusunan arah kerja organisasi, LinkedIn Career Branding untuk membekali mahasiswa membangun personal branding, IMPACT+ sebagai wujud kepedulian sosial melalui kunjungan panti asuhan dan penggalangan dana, serta rangkaian program akademik seperti Bedah PSAK, USKAD Preparation Class, dan Excel for Young Accountants (EYA) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026.
Sepanjang paruh pertama tahun 2026, sejumlah program kerja telah sukses dilaksanakan dan mendapat sambutan positif dari anggota maupun mahasiswa umum. Rapat Kerja yang digelar pada Februari 2026 berhasil menyusun arah kerja seluruh divisi untuk satu periode kepengurusan, disusul LinkedIn Career Branding yang diikuti antusias oleh mahasiswa lintas program studi, program akademik Bedah PSAK dan USKAD Preparation Class yang membekali anggota dengan pemahaman standar akuntansi dan kesiapan sertifikasi, hingga rangkaian kegiatan sosial IMPACT+ berupa kunjungan panti asuhan dan momen berbagi takjil bersama para lansia. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen IAI Muda Wilayah Aceh dalam mewujudkan visi dan misinya sejak awal masa kepengurusan.
Menyampaikan harapannya atas kehadiran organisasi ini, Ketua Umum IAI Muda Wilayah Aceh, Sastiya Aderima Fitria, menegaskan bahwa organisasi ini hadir sebagai ruang bertumbuh bagi generasi muda akuntansi di Aceh.
“IAI Muda Wilayah Aceh hadir sebagai ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkolaborasi, dan berani mengambil peran. Karena bagi kami, muda bukan sekadar usia, muda adalah energi untuk berkarya, bertumbuh, dan membawa perubahan,” ujarnya.
Melalui berbagai program yang telah dirancang, IAI Muda Wilayah Aceh berharap dapat menjadi motor penggerak regenerasi akuntan profesional yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi transparansi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Kini, kesempatan itu terbuka lebar bagi seluruh mahasiswa akuntansi maupun program studi terkait di Aceh untuk bergabung bersama IAI Muda Wilayah Aceh. Dengan kemudahan akses pendaftaran dan keanggotaan yang dapat dilakukan secara online, mahasiswa dari berbagai daerah di Aceh tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari komunitas ini. Bergabung bersama IAI Muda berarti membuka pintu untuk belajar lebih dalam, memperluas relasi profesional, dan mengasah kompetensi sejak bangku kuliah. Jangan lewatkan kesempatan untuk tumbuh bersama komunitas akuntan muda yang kreatif, kolaboratif, dan siap membawa perubahan bagi masa depan profesi akuntansi di Aceh.
Ditulis oleh: Zailatul Maila, Syifa Suci Nabila, Stefanie Deswita Adelina – Divisi Research and Development
Editor: Muhammad Arief Rajwanullah
Narahubung: 082115022004 (Sandrina Zabelkis)
